Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem Pengertian, Penyebab, dan Contohnya

Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem: Pengertian, Penyebab, dan Contohnya

Simak mengenai keanekaragaman hayati tingkat ekosistem.

Keanekaragaman hayati merupakan suatu keberagaman makhluk hidup yang didasarkan pada tanda-tanda yang akan diketahuinya lewat suatu observasi/pengamatan.

Sedangkan, ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh interaksi timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup bersama lingkungannya.

Jadi, keanekaragaman hayati tingkat ekosistem ini akan diartikan sebagai keberagaman habitat, komunitas biotik, dan proses ekologi di biosfer (daratan) atau lautan.

Dalam ekosistem berikut seluruh makhluk hidup dapat melakukan interaksi timbal balik, baik antarmakhluk hidup maupun makhluk hidup bersama lingkungnnya atau komponen abiotiknya.

Baca terhitung Keanekaragaman Hayati Tingkat model atau Spesies: Pengertian, Penyebab, dan Contohnya

Dikutip berasal dari Buku IPA Kelas 10 SMA, inilah contoh-contoh keanekaragaman hayati tingkat ekosistem.

Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

– Ekosistem padang rumput yang terdapat di lokasi kering di ketinggian lebih kurang 4000 MDPL dan didominasi oleh rumput-rumputan.

Pada ekosistem ini, hidup mamalia besar, karnivora, dan herbivora.

– Ekosistem gurun yang memiliki perbedaan suhu mencolok pada siang dan malam, angin kencang, iklim panas, dan hujan yang terlampau sedikit serta didominasi oleh kelompok tumbuhan xerofit seperti kaktus.

Hewan yang dapat dijumpai di dalamnya adalah reptil dan mamalia kecil.

– Ekosistem lumut yang terletak di lokasi lebih kurang puncak gunung atau di area dingin lebih kurang kutub dan didominasi oleh tumbuhan lumut.

Hewan yang dapat dijumpai di dalamnya ialah hewan-hewan berbulu tebal seperti beruang kutub.

– Ekosistem rimba hujan tropis yang ditumbuhi berbagai pohon, liana, dan epifit, hewan yang hidup di dalamnya bila kera.

– Ekosistem pantai yang didominasi oleh formasi pes-caprae dan barringtonia berupa perdu atau pohon, dalamnya terdapat serangga, burung pantai, dan lain-lain.

Sebagai informasi keanekaragaman hayati tingkat ekosistem ini disebabkan perbedaan letak geografis yang menyebabkan perbedaan iklim dan berpengaruh antara perbedaan suhu, curah hujan, intensitas cahaya matahari, dan lamanya penyinaran matahari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *