Biografi Wali Songo Para Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa
Islam merupakan terbesar di Indonesia. hal ini dibuktikan bersama dengan data dari Kementrian didalam Negeri (Kemendagri) pada 31 Desember 2021 bahwa masyarakat pemeluk Islam sejumlah 237,51 atau lebih kurang 86,9% berasal dari total penduduk Indonesia. tidak benar satu penyebanya adalah dakwah agama Islam yang benar-benar mudah diterima penduduk Indonesia antara zaman dahulu. sekiranya bicara penyebar agama Islam di Indonesia, 9 orang wali atau yang dikenal bersama dengan Wali Songo merasa keliru satu yang banyak digaungkan. selanjutnya biografi Wali Songo sebagai para penyebar agama Islam di tanah Jawa.
Biografi Wali Songo, Para Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa
Adapun penjelasan biografi Wali Songo yang dikutip berasal dari buku Dirasah Islamiyah karya Al Mubdi’u, M.Pd dkk (2022), yakni:
1. Sunan Gresik
Beliau dengan panggilan Maulana Malik Ibrahim. Sunun Gresik diduga sebagai ulama yang menyebarkan Islam ke Jawa agar dianggap sebagai wali senior di pada para wali lainnya. Maulana Malik Ibrahim meninggal pada 12 Rabiul Awal 882 Hijriah atau 8 April 1419. Jenazah dimakamkan di Gapura Wetan, Gresik.
2. Sunan Ampel
Sunan Ampel adalah putra Syekh Ibrahim as-Samarqandi. Beliau lahir di Champa pala th. 1401. Beliau mencakup salah satu tokoh Wali Songo yang berperan dalam pengembangan Islam di pulau Jawa terutama dan daerah lain di nusantara.
Sunan Ampel membuka asli nama asli Raden Rahmat menikah dengan putri Arya Teja, yaitu anak Bupati Tuban yang termasuk cucu Arya Lembu Sura, Raja Surabaya. Sunan Ampel wafat di Surabaya th. 1481 dan dimakamkan di Ampel.
3. Sunan Bonang
Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel dari pernikahannya bersama dengan Nyai Ageng Manila putri Arya Teja (Bupati Tuban), Beliau lahir di Surabaya antara 1465 dan wafat tahun I525. Makam Sunan Bonang berada di Tuban.
Beliau dikena termasuk dengan nama Raden Maulana Makdum Ibrahim dan masih termasuk saudara dengan Sunan Kalijaga.
4. Sunan Giri
Nama asli beliau adalah Raden Paku dan dikenal termasuk dengan nama Raden Ainul Yaqin. Beliau merupakan putra berasal dari Maulana Ishaq. Beliau berdakwah di daerah Giri dan sekitarnya. tidak cuman itu, beliau banyak mengirimkan para dai ke luar Jawa layaknya Madura, Bawean, Kangean, Ternate, dan Tidore.
Sunan Giri wafat th. 1506 dan dimakamkan di daerah Giri, Gresik, Jawa Timur.
5. Sunan Drajat
Sunan Drajat lahir di Ampel, Surabaya antara th. 1407 dengan nama asli Raden Qasim atau Syarifuddin. Sunan Drajat merupakan adik Sunan Bonang, putra berasal dari Sunan Ampel. Sunan Drajat dikenal sebagai tokoh yang tekankan dakwah Islam lewat pendidikan budi pekerti bagi masyarakat.
Beliau wafat antara pertengahan abad ke-16 dan dimakamkan di area Sedayu, Gresik, Jawa Timur.
6. Sunan Kalijaga
Nama asli beliau adalah RadenMas Syahid, putra dari Raden Sahur Tumenggung Wilwatikta yang jadi Bupati Tuban. Adapun ibunya bernama Nawang Rum. Nama Kalijaga di dalam satu versi berasal dari bhs Arab dari kata “qadi zaka” (pemimpin yang menegakkan kebersihan dan kesucian).
Namun, pendengaran orang Jawa adalah Kalijaga. Nama dan gelar Sunan Kalijaga pada lain Raden Mas Syahid (Raden Sahid), Lokajaya, Syekh Melaya, Raden Abdurrahman, Pangeran Tuban, Ki Dalang Sida Brangti, Ki Dalang Bengkok, Ki Dalang Kumendung, serta Ki Unehan. Nama-nama tersebut berhubungan erat bersama histori perjalanan hidupnya. Sunan Kalijaga menikah dengan Dewi Saroh binti Maulana Ishaq dan memiliki tiga putra, yakni Raden Umar Said dengan kata lain Sunan Muria, Dewi Ruqoyah, serta Dewi Sofiyah.
7. Sunan Kudus
Sunan Kudus adalah putra Sunan Ngudung. Nama aslinya adalah Ja’far Shadiq dan tetap memiliki interaksi kekerabatan (silsilah) dengan Nabi Muhammad SAW. Sunan Kudus berdakwah di tempat Kudus dan sekitarnya. Beliau termasuk ulama yang menguasai banyak telaten ilmu layaknya fiqh, ushul fiqh, tauhid, hadits, tafsir, dan logika. Oleh karena itu, beliau mendapat gelar “Waliyyul ‘Ilmi” (orang yang kuat ilmunya).
8. Sunan Muria
Nama asli beliau adalah Raden Umar Said. Beliau merupakan putra berasal dari Sunan Kalijaga sekaligus mulai tokoh wali termuda di antara sembilan wali. di dalam dakwahnya, beliau cenderung pilih fasilitas yang jauh dan terpencil dengan cara menyelenggarakan semacam kursus-kursus keagamaan bagi kaum pedagang, nelayan, dan rakyat biasa.
9. Sunan Gunung Jati
Nama asli beliau adalah Raden Syarif Hidayatullah. Beliau lahir di Makkah antara th. 1448. Beliau merupakan cucu Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran. Ruang dakwah beliau meliputi tempat Cirebon, Majalengka, Kuningan, Kawali, Sunda Kelapa, serta Banten.
Itulah info berkenaan biografi Wali Songo, orang-orang yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Semoga informasi di atas akan tingkatkan wawasan anda tentang peristiwa agama Islam di Indonesia. (MZM)